> ## Content Index
> Fetch the complete content index at: https://pogau.co/llms.txt
> Use this file to discover other available public pages before exploring further.

# Rian, Pemuda Buton Tengah Masuk 20 Tokoh Penggerak Ekonomi Kreatif Sulawesi Tenggara
- URL: https://pogau.co/rian-pemuda-buton-tengah-masuk-20-tokoh-penggerak-ekonomi-kreatif-sulawesi-tenggara/
- Published: 2026-08-04T01:00:03.000Z
- Updated: 2026-08-04T01:00:03.000Z
- Author: Sadli
- Tags: Lokalan, #Import 2026-09-24 11:15

Nama Febrian Eki Putra, pemuda asal Buton Tengah, mencuat dalam malam puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara. Ia masuk dalam daftar 20 Tokoh Penggerak Ekonomi Kreatif Sultra, sebuah pengakuan atas kiprah dan karya nya di sektor fashion berbasis budaya lokal.

Rian, sapaan akrabnya, menerima penghargaan tersebut dalam acara yang digelar di Tugu MTQ, Kota Kendari, di hadapan jajaran pemerintah daerah, dan pelaku industri kreatif, serta masyarakat.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, dan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Gubernur, Ir. Hugua, sebagai bentuk apresiasi terhadap pelaku ekonomi kreatif di Sulawesi Tenggara yang dinilai berkontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Rian dikenal sebagai *owner* brand KAMOOHU, yang bergerak di bidang fashion dengan mengangkat wastra lokal Buton Tengah ke dalam desain modern. Melalui karyanya, ia tidak hanya memproduksi pakaian, tetapi juga membawa identitas budaya lokal ke ruang yang lebih luas.

Masuknya Rian dalam daftar 20 tokoh penggerak ekonomi kreatif Sulawesi Tenggara menjadi sebuah bukti bahwa anak muda Buton Tengah mampu bersaing dan diperhitungkan di tingkat Provinsi.

Bahkan penghargaan yang diterima Rian menjadi sinyal kalau potensi lokal, jika dikelola dengan pendekatan kreatif dan inovatif, mampu menembus panggung besar.

Di sisi lain, capaian ini juga menjadi pengingat bersama bahwa pengembangan ekonomi kreatif di daerah khususnya Buton Tengah masih membutuhkan dukungan yang berkelanjutan, baik dari pemerintah maupun ekosistem industri.

Tapi, bagi Rian, penghargaan yang di dapatnya tidak membuatnya merasa puas dan akhir untuk dia berkarya melainkan awal bagi dia untuk terus membawa wastra Buton Tengah ke skala yang lebih luas.

Reporter: Sadly